Pengumuman UN (Ujian Nasional) 2009


Setelah hari H pengumuman UN (Ujian Nasional) tahun 2009, ada banyak hal yang ada dibenak saya dan mungkin juga teman-teman memilikinya sehingga perlu klarifikasi yang jelas dan kebijakan yang bermutu guna membangun sistem pendidikan Indonesia yang berkualitas dan bersaing.

Saya hanya bertanya-tanya dalamm hati, benarkah hasil Pengumuman UN 2009 ini adalah murni dan memberikan manfaat berarti bagi seluruh siswa ditanah air, atau hanya menimbulkan konflik internal bangsa? Tentu saja hal ini tidak boleh dilupakan. Kebijakan dalam bisdang pendidikan harus ditinjau ulang, mengingat kebijakan yang saat ini diterapkan masih belum tepat (pandangan saya).

Sebagai contoh, kembali pada Pengumuman UN tadi bahwa ujian nasional yang diselenggarakan beberapa waktu lalu tidak proporsional akibat kesenjangan yang terjadi di masyaraka Indonesia sendri. Maksudnya, siswa tidak mendapatkan pendidikan yang sama, sementara materi yang diujikan adalah setara dengan standar nasional.

Bagaimana mungkin siswa yang tinggal didaerah terpencil dapat lulus dari test (Ujian Nasional) yang lalu terebut sementara fasilitas yang diperoleh sangat minim sekali. Coba anda bayangkan, sekolah yang hanya mempunyai guru beberap orang saja dengan jumlah siswa yang banyak, apa yang akan terjadi?

hal inilah yang terus menjadi dilema yang harus diambil jalan tengah, supaya kedepan, UN (Ujian Nasional) bukan lagi hal yang menjerat, tetapi motivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.